Amir Reynal : Mantan Ketua MOI Kota Bima Ditarik Jadi Penggurus DPW NTB Media Independen Online (MIO) Indonesia
Cari Berita

Advertisement

Amir Reynal : Mantan Ketua MOI Kota Bima Ditarik Jadi Penggurus DPW NTB Media Independen Online (MIO) Indonesia

Senin, 28 Desember 2020

Bima,Media Buser Bima - Mantan Ketua DPC Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Kota Bima ditarik oleh Dewan Pimpinan Pusat ( DPP) Media Independen Online (MIO) Indonesia menjadi Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah ( DPW) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). 

"Amir Reynal sapaan akrabnya Bang Buser  sudah ditarik untuk bergandengan dengan mantan Ketua DPC MOI Kabupaten Sumbawa, Feryal yang sekarang telah dimandataris menjadi Ketua DPW MIO NTB. Kedua sosok ini memang layak untuk membumikan organisasi yang memiliki visi misi untuk bangsa dan tanah air tercinta ini,"kata Ketua DPP MIO Indonesia, AYS Prayogie, Minggu malam (27/12/2020 ).

AYS Prayogie mengatakan, kedua sosok itu memiliki komitmen bersama seperti pengurus wilayah mapun kabupaten/kota se-Indonesia yang telah berhijrah ke MIO Indonesia. 

"Konsep, ide, dan gagasan mereka untuk mengibarkan MIO Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Mereka terdidik dalam organisasi. Sehingga, kami dari DPP pun turut merasa bangga dan apresiasi kepada mereka,"ujarnya.

Prayogie menjelaskan, pasca pembekukan MOI oleh Dewan Pendiri MOI yang semulanya organisasi tersebut adalah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia berdasarkan hasil Musyawarah Nasional digelar di Jakarta 2018 lalu, kemudian tiba- tiba muncul MOI, sejak itulah Bendera MIO Indonesia terus berkibar di 34 provinsi Indonesia, juga didukung 342 media online dari Sabang sampai Merauke.

"Inilah suatu pembuktian bahwa MIO Indonesia hadir sebagai informatif untuk bangsa dan tanah air ini. Tidak ada satu kepala pun yang dapat melakukan modus operandi atas kebutuhan rekan- rekan media, terlebih pada rekan- rekan media yang belum berbadan hukum. Semuanya kita fasilitasi dan tidak ada tipa- tipu khususnya rekan-rekan di daerah,"terangnya.

Pria yang lugas dan komunikatif itu berharap, segala persoalan atau kendala yang dialami rekan-rekan di organisasi lain sebelumnya, kini MIO Indonesia hadir sebagai solutifnya. Berbagai langkah dan terobosan untuk menjawab kendala itu mesti dilakukan. Asalkan tidak menipu anggota bermodalkan suara lantang dan tegas.

"Kita satukan barisan, satu komando, dan terus lakukan konsolidasi per daerah dan wilayah untuk mengibarkan Bendera MIO Indonesia. Bersama MIO, kita bisa,"tutup nya

Red