Geliat Industrialisasi & Kebangkitan UMKM NTB

Iklan 970x250 px

Geliat Industrialisasi & Kebangkitan UMKM NTB

Selasa, 15 September 2020


Mataram,Media Buser Bima - Berbicara tentang industrialisasi dan berbagai produk UKM NTB maka tidak terlepas dari peran Dinas Perindustrian NTB, , sebagai Mentor Bang Zul.

Zulkieflimansyah memiliki  pandangan bahwa kesejahteraan hanya dapat dicapai dengan menghadirkan berbagai Industri olahan di NTB, dengan membangkitkan semangat UMKM untuk terus melakukan berbagai gebrakan inovasi-inovasi dengan mengintervensi akses pasar maupun peningkatan kualitas SDM dan alat produksi, yang merupakan aspek mendasar dalam geliat industrialisasi di NTB.

Butuh waktu dan kerja keras dalam melakukan penetrasi pasar dengan cepat dalam ukuran yang massiv, NTB telah mencetak 550 Mesin yang akan mendukung produksi agar lebih efisien dan cepat, dengan harapan perda Wajib beli Produk NTB benar2 berdaulat dan harus didukung dengan percepatan dan kualitas produksi UMKM NTB,  Bahkan, produk tersebut mampu bersaing dengan harga yang relative lebih murah jika dibandingkan dengan produk-produk sejenis yang mungkin berasal dari luar NTB..

Keberhasilan produk-produk tersebut dalam menguasai pasar tidak terlepas dari upaya secara mandiri dari pelaku usaha sendiri, setelah UMKM menyiapkan kuantitas barang dengan kualitas baik,  juga pemerintah memfasilitasi pada aspek-aspek strategis lainnya, memastika Perda gerakan Beli Produk Lokal NTB,  menyiapkan pasar secara besar dengan mengimpor berbagai jenis hasil olahan di NTB meski belum dapat dikatakan mesin-mesin industrialisasi di NTB masih sangat sederhana, .

Dapat dikatakan kemampuan teknologi kita masih ketinggalan dibandingkan industri-industri sejenisnya yang telah lebih dulu memasuki dunia bisnis, namun ini adalah sebuah proses, dan tantangan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi kerakyatan memang perlu banyak belajar dari berbagai daerah, negara yang benar-benar tingkat kemajuan dan kesejahteraannya lebih dari NTB, dan Gubernur NTB memiliki visi untuk meningkatkan sektor ekonomi dengan mengahdirkan berbagai industri-industri produk lokal NTB dengan inovasi tekhnologi mendorong masyarakat lokal NTB menjadi pelaku utama.

Upaya inipun dilakukan untuk penyesuaian terhadap kondisi internal NTB. Saat ini NTB memiliki Science Tekhnology Park (STIP) , yang lebih terfokus kepada sektor mencetak mesin maupun upaya untuk melakukan riset teknologi.

Semenjak covid-19, NTB mampu melihat kondisi tersebut sebagai pendukung kebangkitan UMKM dan teknologi melalui kebijakan penangan aspek ekonomi maupun dalam berbagai program strategis seperti Mahadesa, ICSB, juga mendorong BUMD untuk menguatkan sektor Produksi dan Pasar kedepannya. 

Integrasi pekerjaan ini juga melibatkan berbagai OPD maupun BUMD/Bank Syariah untuk mempermudah akses UMKM baik soal perijinan, penguatan kapasitas SDM, maupun akses penguatan modal usaha, dan menciptakan iklim UMKM agar tetap terus belajar dan menjaring pasar dari berbagai potensi lainnya.

Langkah dan proses ini tentunya banyak  tantangannya, tetapi dengan semangat UMK kita di NTB dengan mengikuti perkembangan industri dan teknologi dengan cukup cepat dan mampu meniru teknologi dari negara maju lainnya. Meskipun terkadang dari sisi kualitas hal tersebut masih berada di bawah industri maju yang bersangkutan.

Dari sisi biaya selain Perda UMKM, geliat Industrialisasi di NTB harus mampu menjual produknya dengan harga yang murah dikarenakan mereka mampu menekan biaya produksi secara bertahap, yang utama adalah menyerap tenaga kerja, dan terus meningkatkan keterampilan serta inovasi tekhnologi.

Bang Buser BB 01