Pria Belgia Bangun Lembaga Sosial Anak di Lombok

Iklan 970x250 px

Pria Belgia Bangun Lembaga Sosial Anak di Lombok

Senin, 31 Agustus 2020
Foto Pria Asal Begia Bayé Rousseau Bersama Anak Anak Binaanya Dilombok 

Lombok Tengah, Media Buser Bima - Prihatin dengan kondisi kesehatan dan pendidikan anak-anak Indonesia khususnya di Pulau Lombok,  salah seorang pelaku wisata Lalu Muhammad Jay bersama sahabatnya Bayé Rousseau menginisiasi terbentuknya sebuah lembaga amal bernama Lombok Children Protection.

“Lembaga ini kita didirikan 22 Juli 2020 lalu, visinya ingin mengabulkan keinginan anak-anak Indonesia dan orang tua lanjut usia yang membutuhkan pertolongan dibidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi.” Jelas Inisiator Lombok Children Protection Lalu Muhammad Jay.

Jay juga menjelaskan, sejak juli 2020 lalu, Lombok Children Protection sudah mulai menjalankan programnya seperti memberikan santunan beras, mengajak anak-anak terlantar makan bersama serta membuatkan mereka tempat tidur yang lebih layak.

Untuk mendanai semua kegiatannya, Lombok Children Protection menggalang donasi kemanusiaan dengan mengundang para relawan dan donator di seluruh dunia terlibat membantu mereka.

“Alhamdulillah, untuk relawan yang terlibat di LCP saat ini sekitar 10 orang dan donatur tetapnya terus bertambah karena kegiatan-kegiatan selalu kami laporkan” Ungkapnya.

Inisiator LCP lainnya Bayé Rousseau menceritakan, sekitar 20 orang donatur dari Luar negeri sudah menyatakan kesediaannya menjadi relawan dan donatur tetap LCP. Ada yang bersedia menjadi donatur bulanan dan ada bersedia menjadi tahunan.

“Mereka tersebar diberbagai Negara seperti Belgia, Jerman, Belanda, Inggris dan Amerika” Jelas pria berkebangsaan Belgia ini.

Para relawan dan donatur kata Bayé Rousseau, tidak hanya bisa terlibat dalam pendanaan tapi juga bisa memberikan bantuan dengan membantu pembelajaran bahasa seperti bahasa Inggris dan Jerman.

“Kami menarik relawan dan mitra yang bersemangat membantu anak-anak, tua jompo  untuk menggapai impian mereka. Mereka juga kami bantu mengembangkan potensi mereka dengan penuh semangat”. Tambah Bayé Rousseau dengan bahasa Inggris.

Untuk tempat beraktifitas tambah Bayé, LCP saat ini sedang menggarap proyek pembuatan rumah singgah di Desa Durian Kecamatan Janapria yang dinamai dengan “Youth House Bedape”. Ditempat ini, anak-anak diberikan pelayanan kesehatan, pendidikan serta kursus-kursus untuk mengembangkan diri mereka.

“Disini mereka bisa tidur dengan lebih nyaman, bisa makan dengan teratur dan bisa belajar bagi mereka yang tidak mendapatkan pelajaran-pelajaran penting disekolah seperti bahasa Jerman, Bahasa  Inggris dan Belanda” Pungkasnya.

Bang Buser BB 01