Pemrpov Umumkan Langkah Strategis Yang Sudah Dilakukan

Iklan 970x250 px

Pemrpov Umumkan Langkah Strategis Yang Sudah Dilakukan

Rabu, 01 April 2020
Foto Ketua Kasta NTB Muhanan SH 

MATARAM,Media Buser Bima -Pernyataan kontroversi anggota DPRD NTB, Mahally Fikri di media yang menyerang kebijakan Satgas penanganan Covid19 Pemprov NTB ditanggapi keras LSM NTB.

Ketua Kajian Dan Advokasi Sosial Serta Transparansi Anggaran (KASTA) NTB, Muhanan, SH  mengritik balik, Mahally Fikri yang tidak faham situasi NTB pasca mewabahnya Covid19.

Muhanan menegaskan, sebagai anggota DPRD, Mahally tidak perlu mengeluarkan statemen politik dan menjatuhkan moral serta kinerja Satgas darurat Covid19 yang di pimpin Gubernur NTB. Mahally sebaiknya ikut menjaga situasi NTB kondusif dan tidak  membuat kepanikan atau keresahan baru.

"Seharusnya beliau turun meninjau posko di Terminal tipe A Mandalika, agar tahu struktur dan prosedur. Sudah di jelaskan Mandalika terminal dibawah langsung Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, bukan Provinsi," kata, Muhanan.

Muhanan menegaskan, situasi NTB saat ini masih kondusif dan pemerintah NTB beserta seluruh kepala daerah bekerja bagus. Ia melihat, Satgas telah melaksanakan pengawasan sesuai SOP.

Jadi menurutnya, Mahally seharusnya ikut memberi masukan dan mengawasi kerja Satgas bukan malah membully dan mengeluarkan pernyataan yang membuat semua orang resah dan panik.

"Di media dan laporan Satgas Provinsi dan kabupaten pemeriksaan dipintu masuk berlapis. Dari penyemprotan disinfektan, hingga perbaikan saranan dan prasarana pencegahan terus dilakukan. Saya kira sudah sesuai SOP sudah bekerja keras," tegasnya.

Sebelumnya, anggota Fraksi Demokrat DPRD NTB, Mahally Fikri  mengkritisi ketua Satgas Covid19 Pemprov NTB yang hanya pandai berteori menyusul tidak ada tersedianya tim medis di pintu masuk terminal Tipe A Mandalika.

Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Bayu menegaskan, soal pemeriksaan penumpang di terminal Mandalika, ada kepanikan berlebihan dari petugas terminal. Padahal sudah mendapat breefing dan latihan pekan lalu oleh Dinas Kesehatan.

Bayu menjelaskan, setiap penumpang silahkan di cek suhunya. Jika diatas 37,5 derajat celsius segera menghubungi Dikes. Sebab terminal ini ditangani Satgas Kota Mataram. Setelah dites suhu tubuh, menurutnya, akhirnya benar, petugas menelpon Dikes Kota Mataram.

"Saran Dikes penumpang yang suhu tubuhnya diatas normal di istirahatkan dulu ditempat. Baru sekitar satu sampai dua jam, setelah  tenang kemudian masing masing penumpang di tes kembali. Hasilnya, dibawah 37 derajat celsius dan di persilahkan di berangkatkan kembali," ujarnya.

Lalu Bayu menegaskan bahwa, Terminal Mandalika adalah kewenangan Kemenhub, bukan provinsi. Pemeriksaan posko diarahkan ke Satgas Kota Mataram.

Sementara itu, juru bicara Pemprov NTB, Najamuddin Amy menegaskan, Satgas dan Pemprov telah melaksanakan langkah langkah sangat strategis guna mengatasi wabah Covid19 ini.

Najamuddin menegaskan, Gubernur NTB sedari awal telah bekerja keras mengantisipasi ini. Semua langkah dan keputusan diambil dengan pertimbangan komprehensif dan tetap dalam koridor Arahan Pemerintah Pusat.

Langkah-langkah konkrit pun dilakukan bahkan sampai memberikan penegasan agar gugus tugas Covid19 sampai ke tingkat desa dan dusun dusun. Semua terlibat dan dilibatkan. Bahkan dalam Instruksi terbaru Mendagri Media massa dan Swasta pun dilibatkan didalamnya.

Pemerintah Provinsi NTB telah mengambil Langkah-langkah Srategis. Oleh karenanya, pihaknya mengajak masyarakat juga turut 'action' karena ini bukan semata pekerjaan sendiri. Mencegah dan melawan Covid19 bukan pekerjaan Pemerintah Provinsi semata. Tapi kolaborasi seluruh stakeholders, eksekutif, legislatif dan Yudikatif, Swasta, Media dan seluruh komponen masyarakat.

Ayo kita ambil bagian sekecil apapun. Paling tidak saling mengingatkan dan mengedukasi. Kalaupun ada kekurangan dalam penanganannya maka bisa disampaikan secara lagsung ke Posko setiap kabupaten kota dan ataupun melalui Call Center yang tersedia.

"Ayo ambil peran bersama karena keteladanan itu harusnya lebih fasih dari sekedar ucapan," timpalnya.

Berikut langkah langkah strategis penanganan Covid19 yang dilakukan Pemprov NTB diantaranya, :
👇

✅Membentuk Corona Crisis Center Provinsi NTB
✅ Mengupdate jumlah warga yang diduga terinfeksi melalui laman resmi Satgas Pemerintah Provinsi NTB Penanganan Covid-19  http://corona.ntbprov.go.id/
✅ Menyediakan layanan Hotcall penanganan penyebaran Pendemik Covid-19 di NTB
081802118119
✅ Pemerintah Provinsi NTB menyediakan 4 Rumah Sakit Rujukan Utama bagi penanganan Covid-19 yaitu RSUD Provinsi, Rs Selong Lotim, Rs Manambai Sumbawa dan Rs Bima dan 10 Rumah Sakit Rujukan Kedua di seluruh kab/kota se-NTB ;
✅Jumlah tempat tidur ruangan isolasi bertekanan negatif yang tersedia saat ini berjumlah 36, dan yang sedang dalam persiapan sejumlah 130 tempat tidur;
✅ Meliburkan sekolah dan universitas selama masa tanggap darurat bencana non alam Covid-19
✅ Menutup sementara akses kapal cepat dari Bali menuju kawasan Tiga Gili (Trawangan, Air, Meno) dan destinasi wisata untuk sementara akan disterilkan dengan desinfektan
✅ Pembatasan yang dilakukan hanya kapal dan fasboat dari Bali ke 3 Gili Tramena, Fasboat dari Bali ke Bangsal, Senggigi, dan pelabuhan lainnya. semua pintu masuk keluar diarahkan kebandara dan pelabuhan lembar karna alat lengkap pendeteksi suhu hanya berada didua lokasi tersebut
✅ Penerimaan tamu yang masuk ke 3 gili juga terfokus hanya di pelabuhan bangsal, teluk nare ditutup dengan alasan yg sama
✅ Larangan perjalanan dinas keluar NTB bagi pejabat, anggota DPRD hingga ASN
✅ Menghentikan aktivitas yang melibatkan kerumunan dan keramaian warga selama masa tanggap darurat
✅ Melakukan simulasi penanganan corona di setiap Kabupaten Kota
✅ Penyemprotan disenfektan Bandara, Pelabuhan - pelabuhan penyebrangan, kantor Pemerintahan, sekolah-sekolah dan fasilitas sosial dan umum lainnya
✅ Laboratorium Biomedis RSUD Provinsi NTB dan Laboratorium RS Unram disetujui oleh Pemerintah Pusat untuk memeriksa dan uji secara mandiri Covid-19
✅ Pemerintah Provinsi NTB mengalokasikan 25 Miliar untuk penanganan Covid-19
✅ Pemerintah Provinsi NTB menyediakan Rapid Test Covid-19 untuk percepatan deteksi ODP dan kontak tracking
✅ Satgas pangan NTB sudah memastikan tidak ada penimbunan bahan pokok makanan
✅ Pemerintah dan Polri serius memerangi hoax, 9 kasus yang ditemukan, pelaku akan ditindak.
✅ Pemerintah menggalakkan Gerakan social distancing
✅ Mengadakan press conference resmi setiap harinya pukul 14.00 WITA
✅ Pemerintah Provinsi NTB Membentuk Satgas khusus Terminal untuk melakukan pemantauan intensif pada aktivitas terminal bus, mendeteksi suhu tubuh setiap penumpang sebelum bus/kendaraan diberangkatkan, hingga memastikan setiap penumpang mencuci tangan dengan bahan disinfektan yg disediakan di bus/ kendaraan umum
✅Pemerintah Provinsi NTB juga memastikan kendaraan umum Wajib menyediakan masker utk penumpang sakit, hand sanitizer di kendaraan/ bus, hingga kewajiban melakukan penyemprotan kendaraan/bus sesuai petunjuk petugas kesehatan.
✅ Mengeluarkan Instruksi berupa Surat Edaran Gubernur no. 360/170/BPBD/III/2020 ttg Kewaspadaan segenap komponen masyarakat NTB dalam penanganan penyebaran COVID-19, yang isinya antara lain :
1. Untuk sementara tidak mengadakan kegiatan-kegiatan keagamaan, pegelaran adat budaya yang menghadirkan berkumpulnya massa
2. Dilarang mengadakan pertemuan pertemuan yang berbentuk diskusi, kegiatan olahraga, festival musik dsb.
3. Tidak mengadakan acara keluarga seperti nyongkolan, tasyakuran, resepsi dan sejenisnya yang menimbulkan berkumpulnya massa.
4. Mengajak warga proaktif untuk menjadi pahlawan kemanusiaan
5. Menutup seluruh tempat-tempat hiburan seperti bioskop, karaoke dsb yang mengakibatkan perkumpulan dan interaksi massa
✅Box Sprayer Desinfektan hasil karya UKM NTB di Science Techno and Industrial Park Banyumulek di sebar di berbagai tempat strategis dan sekolah-sekolah di seluruh Kab Kota di NTB
✅ Mengatasi kelangkaan masker di pasar dengan memproduksi masker hasil karya UKM NTB bersama dinas perindustrian Provinsi NTB
✅ Mengatasi kelangkaan hand sanitizer dengan meminta OPD yang mampu memproduksi, untuk melaksanakan produksi bagi sarana umum, dan menyebarkan cara pembuatan hand sanitizer mandiri ke masyarakat;
✅ Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Kesehatan mengawasi serius gelombang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mudik
✅ Bersama Polda senantiasa bersinergi, dan  menerapkan ancaman pidana bagi yang sengaja berkerumun dalam situasi penyebaran covid-19
✅ Influencer NTB dan para Atlet Pelatda NTB mengajak milenials NTB utk bersama melawan corona
✅ TNI/POLRI dan elemen Forkopimda, BUMN/BUMD, Pemerintah Daerah dan Masyarakat melakukan Penyemprotan Desinfektan di Fasum Fasos Serentak dan berkelanjutan di seluruh Wilayah NTB
✅ Gubernur mengeluarkan Maklumat ttg Isolasi Diri untuk diterapkan di seluruh eleman lapisan masyarakat NTB
✅ Himbauan bagi seluruh pemilik toko dan Bank agar menyediakan tempat cuci tangan
✅  Mengeluarkan Instruksi untuk Membentuk Gugus Tugas Covid-19 di tk. Kecamatan, Kelurahan hingga Tk. Dusun dan lingkungan dengan melibatkan peran serta penyuluh desa, penghulu desa, karang taruna, takmir masjid, dan PGRI.
✅ Melibatkan peran TNI dan Polri guna melancarkan peran gugus tugas di seluruh kab/kota di NTB
✅ Memberi label rumah warga yang terindikasi ODP
✅ Bekerja sama dengan provider telekomunikasi untuk senantiasa menyampaikan himbauan, pengumuman, dan instruksi agar bisa dibaca oleh seluruh lapisan masyarakat NTB
✅ Instruksi untuk seluruh kepala desa dan lurah untuk merevisi anggarannya dalam penanganan Covid-19

Bang Buser Bima BB 01