Pemerintah Kabupaten Bima Membantu Korban Kebakaran Dan Puting Beliung

Iklan 970x250 px

Pemerintah Kabupaten Bima Membantu Korban Kebakaran Dan Puting Beliung

Jumat, 03 Januari 2020
Foto Masyarakat Kabupaten Bima Korban Kebakaran Dan Angin Puting Beliung 

Kabupaten Bima,Buser Bima - Sebanyak 21 orang Kepala Keluarga (KK), korban Kebakaran dan Angin Puting Beliung, menerima bantuan uang tunai, total Rp. 214 (dua Ratus empat belas juta rupiah ) , dari Anggaran Tak terduga tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Bima.

Bantuan tersebut diserahkan Kabag Kesra Sekretaris daerah Bima, Drs. H Zainudin, atas nama Bupati Bima, di Ruangan Bagian Kesra, Selasa, (31/12/2019).

Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, menyatakan,”bantuan itu untuk membantu pembangunan rumah tinggal bagi warga, bukan untuk keperluan lain. Pada saatnya Pemerintah akan turun cek langsung dilapangan,”katanya

‘’Bantuan langsung diserahkan Kabag Kesra, Selasa (31/12/2019) kemarin,’’ujar Chandra.

Warga asal Desa Ntonggu dan Teke Kecamatan Palibelo, korban kebakaran bulan Oktober, beberapa waktu lalu itu sebanyak 11 KK. Mereka mendapat  bantuan uang tunai dengan total Rp 148 juta. Yang diterima masing-masing berfariasi. Sumber bantuan dari Dana Hibah Pemkab Bima.

Chandra Menyampaikan,”Selain membantu korban kebakaran di Ntonggu dan Teke, juga diberikan pada korban angin puting beliung di Kecamatan Wera yakni di Desa Rangga Solo (Puting Beliung). Di Kecamatan Donggo satu orang yakni di Desa Kalla, di Kecamatan Soromandi satu orang dan di Desa Sampungu,”ujarnya

Di Kecamatan Lambu satu orang yakni di Desa Rato (korban  Puting beliung).‘’Total RP. 214 juta bagi 21 KK, korban bencana Kebakaran dan puting beliung,’’ujar Kabag Kesra Setda Bima, Drs. H Zainudin, dikutip Kabag Humas.

Sementara, Hamidah (70) salah seorang warga asal Ntonggu, ketika ditemui di Bagian Kesra, Selasa lalu, menyampaikan rasa terima kasihnya pada Bupati Umi Dinda, telah membantu meringankan beban yang mereka alami.

Ia berjanji, bantuan yang diterimanya itu   akan dipakai membangun rumah, yang sudah hangus dilahap dijago merah. Pasca kejadian kebakaran, praktis ia beserta keluarganya tinggal di tenda darurat.

‘’Syukur sudah dibantu, tiga bulan tinggal di terpal,’’akunya dalam bahasa Bima dan menyampaikan terima kasih, telah dibantu Pemerintah Dinda- Dahlan,”tutupnya

Amir Reynal BB 01
Sumber : (Humas Pemkab Bima)