3 Orang Bocah Menemukan Mayat Di Sunggai

Iklan 970x250 px

3 Orang Bocah Menemukan Mayat Di Sunggai

Minggu, 26 Januari 2020
Foto Mayat Korban Pada Saat Di Sunggai 

Kecamatan Wawo. Media  Buser Bima. Tiga orang bocah menemukan mayat seorang kakek di sunggai pada pukul 15:30 wita di so sori rindi, Dusun mbani,Desa pesa, kecamatan wawo, kabupaten bima, NTB nusa Tenggara Barat. saptu ( 25 /01/ 2020 ) 


Masyarakat Desa Pesa Sempat geger akibat mayat seorang  kakek umur 80 tahun jatuh terlungkuk di sunggai kakek ini memakai baju merah, dan sarung warna putih blang blang,sedangkan topi dan parang nya tersimpan di atas batu  pantau langsung media buser bima Amir reynal 

Muhajirin siswa pelajar SMP 1 Wawo pada saat diwawancarai oleh awak media Buser  Bima di lokasi kejadian Menyampaikan," Kami bertiga mau mancing tiba tiba melihat ada orang tidur pas di pangil kek aji kek aji tidak di jawab akhirnya  kami lari ke kampung kasih tau masyarakat,setelah sampe kampung ketemu  menantunya ice ibu ini langsung ke lokasi kejadian," ujarnya 

Setelah itu baru datang semua  orang orang melihat kakek ini sudah tak bernyawa sehingga masyarakat yang datang di laporkan ke polsek wawo  sampai kapolsek langsung ke TKP,"imbuh nya

Dari pantauan media ini kake ini sedang berjalan  di atas batu, kemungkinan batu itu licin kan baru selesai hujan jadi kakek jatuh kebetulan kaki nya nyangkut di selah batu,sehingga kakek terjatuh terpelungkuk.

Pada pukul 16,40 wita gabungan Personil Polsek Wawo dan keluarga Tiba di TKP bertempat di So Sori Rindi, Dusun Mbani, Desa Pesa, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, langsung mengamankan Korban.

Sekitar Pukul 16.50 Wita keluarga korban mengangkat Korban untuk di bawa ke rumah duka di RT 004/002 Dusun Mbani Desa Pesa Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, Pihak dari keluarga Korban menolak Korban untuk di lakukan pemeriksaan luar dan dalam ( Otopsi ) dan menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban,karena itu merupakan suatu musibah. keluarga korban telah membuat surat pernyataan penolakan untuk di lakukan pemeriksaan medis dan otopsi,"tutupnya

Amir  Reynal BB 01