14 Calon Peserta Seleksi CPNS Kota Bima Dianulir Kelulusan
Cari Berita

Advertisement

14 Calon Peserta Seleksi CPNS Kota Bima Dianulir Kelulusan

Minggu, 05 Januari 2020

Foto Drs M. Saleh Pada Saat Di Konfirmasih 

Kota Bima,Media Buser Bima - Sebanyak 14 calon peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Bima dianulir kelulusannya pada tahap seleksi administrasi 'perbaikan' oleh Panitia Seleksi CPNS Pemerintah Kota Bima Tahun 2019, pada 31 Desember 2019 lalu.

Padahal sebelumnya pada pengumuman panitia tertanggal 20 Desember 2019 telah dinyatakan Memenuhi Syarat (MS/lulus).

"Iya, dinyatakan tidak lulus, padahal sebelumnya lulus," ungkap dengan kecewa salah satu peserta yang masuk dalam daftar, Wan, Sabtu (4/1/2020).

Berbanding terbalik, sebanyak 23 calon peserta yang sebelumnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS/tidak lulus) pada pengumuman Desember lalu, bahkan dinyatakan lulus (MS), setelah melalui masa sanggah yang ditentukan panitia. Ia merasa keberatan atas permasalahan ini, karena meyakini telah melalui mekanisme perekrutan dengan benar sesuai aturan yang ditentukan oleh pihak panitia pelaksana.

"Padahal sebelumnya telah berkonsultasi juga dengan pihak panitia," lanjutnya.

Ia mengaku akan menempuh berbagai cara yang legal untuk memperjuangkan haknya beserta 13 calon peserta lainnya. Bahkan akan terus memantau perkembangan terkait mekanisme perekrutan CPNS oleh panitia pelaksana.

"Kami akan terus berjuang untuk kebenaran. Akan tetap kami pantau," imbuhnya.

Seperti terungkap dalam unggahan pengumuman pada situs bkpsdm.bimakota.go.id tertanggal 1 Januari 2020 Nomor : 811/2455/BKPSDM/XII/2019 Tentang Peserta Lulus Seleksi Administrasi pada Seleksi CPNS Pemerintah Kota Bima Tahun Anggaran 2019, pengumuman tersebut ditanda tangani oleh Sekretaris Kota Bima, Drs. Muhtar MH selaku Ketua Panitia Seleksi.

"Panitia Pengadaan CPNS Pemerintah Kota Bima telah memverifikasi ulang terhadap sanggahan pelamar dan hasil verifikasi ulang didapatkan bahwa sebanyak 23 pelamar berubah menjadi Memenuhi Syarat (MS) sebagaimana tercantum pada lampiran pengumuman ini dan didapat perubahan 14 pelamar diralat kelulusannya menjadi TMS sesuai Surat Sekretaris Daerah selaku Ketua Panitia Seleksi CPNS Kota Bima Nomor 813/2482/BKPSDM /XII/2019, tanggal 30 Desember 2019," rilis panitia melalui situs tersebut, (1/1/2020).

Dalam informasi yang terkonfirmasi langsung, yang disampaikan melalui pesan singkat handphone (SMS) salah satu panitia pelaksana, Nurrahman kepada 14 peserta yang dinyatakan tidak lulus, ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kebijakan panitia setelah melalui koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) regional setempat, maupun BKN pusat. Pelamar yang masuk dalam daftar juga berhak untuk menyampaikan sanggahan melalui akun sscn.bkn.go.id untuk dipertimbangkan oleh panitia seleksi dengan batas waktu yang terbatas.
 

"Assalamualaikum.
Diinformasikn kpd pelamar CPNS Kota Bima yg status sblmnya lulus menjadi tdk lulus, diberikan waktu u/ menyanggah pd akun masing pelamar mulai tgl 4 Jan 2020 pukul 00.00 s/d tgl 4 Jan 2020 pukul 12.00. Terimakasih," ungkap pria yang juga pegawai BKPSDM Kota Bima tersebut, (4/1/2020).

Dikonfirmasi, Kepala BKPSDM Kota Bima, Drs M Saleh membenarkan adanya 14 peserta yang dianulir kelulusannya karena dinyatakan TMS ini. "Dapat informasi dari mana?," kata Saleh, (4/1/2020).

Namun menurutnya hal ini masih terus didalami dan dirembukkan oleh pihak panitia pelaksana untuk memastikan proses perekrutan berjalan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku. Menurutnya pemerintah membuka kesempatan yang luas pada masyarakat untuk menjadi CPNS/PNS tanpa kendala. "Masih dibahas," ungkapnya.

Janji Perhatikan Jurusan Hubungan Internasional

Drs M. Saleh menjanjikan akan melakukan verifikasi ulang sesuai prosedur, sehingga proses rekrutment CPNS Pemerintah Kota Bima berjalan lancar. Bahkan memberi kesempatan bagi 14 peserta yang masuk dalam daftar untuk memberikan sanggahan melalui akun sscn.bkn.go.id masing-masing yang diinformasikan langsung pada masing-masing peserta.

"Sesuai dengan kebutuhan. Jangan sampai keliru, yang lolos yang ini, sementara yang dibutuhkan ini. Jangan sampai tidak ketemu. Verifikasi ulang lagi. Namanya ada kekeliruan sedikit. Itu terbuka ruang untuk sanggah. Kalau khusus yang 14 (tidak lulus) itu, kita ini lagi bahas yang H.I (Jurusan Hubungan Internasional, Red.)," ungkapnya lagi.

Sementara itu saat dikonfirmasi media ini, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan SH mengatakan masih menunggu laporan dari pihak BKPSDM Kota Bima. Namun ia memastikan proses rekrutmen akan berjalan lancar, agar hak anak bangsa yang memiliki kemampuan bagus dapat terakomodir dengan baik. Namun menurutnya, syarat untuk menentukan kelulusan peserta juga harus terpenuhi.

"Klarifikasi dikomplain data. Dikonfirmasi datanya. Kekurangan apa datanya. (Karena proses perekrutan) transparan," kata pria ramah ini saat ditemui awak media ini di kediamannya di Kota Bima, (4/1/2020).

Sementara itu, Wali Kota Bima, H.M Lutfi SE saat wartawan media ini mencoba dua kali menemuinya di kediamannya tidak dapat dihubungi. Demikian juga dengan Sekretaris Daerah Kota Bima, Drs. Mukhtar MH selaku Ketua Panitia Seleksi (Pelaksana) belum dapat dihubungi.

(TIM BUSER aBIMA)