Walikota Bima Dan Wakil Gubernur NTB Dukung Program Save Teluk Bima

Iklan 970x250 px

Walikota Bima Dan Wakil Gubernur NTB Dukung Program Save Teluk Bima

Minggu, 08 Desember 2019

Walikota Bima Saat Memberikan Penghargaan Kepada 10 Inspirator NTB 
Kota Bima,Buser Bima – Walikota Bima H.Muhammad Lutfi SE,Dan Wakil Gubernur NTB Dr. Hj Sitti Rohmi Djalillah MPd,Save Teluk Bima di Museum ASI Mbojo Bima, Galla Dinner ini dihadiri oleh.Anggota Forkopimda Kota Bima dan Kabupaten Bima, kepala OPD Lingkup Kota Bima dan kabupaten Bima, dan para penggiat lingkungan yang ada di bima,pada  hari Sabtu ( 07/12/2019).

Pembukaan ditandai dengan pemukulan Gong oleh Wakil Gubernur NTB didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi  NTB Nusa Tenggara Barat, Walikota Bima dan Anggota Forkopimda Kota dan Kabupaten Bima.

Walikota Bima menyampaikan,” Kami dari Pihak Pemerintah Sanggat mendukungan penuh terhadap program save teluk Bima. Baginya teluk Bima dengan segala keindahan harus kita jaga bersama karena ini manjadi potensi kehidupan dan potensi wisata yang jika dipoles dengan baik maka teluk bima.akan menjadi teluk terindah yang ada di Provinsi NTB dan kota bima,”ujarnya

Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah MPd.Wakil Gubernur NTB Menjelakan,” bahwa Teluk Bima bukan saja menikmati keindahannya karena teluk Bima juga sumber kehidupan masyarakat kita,"Dengan deklarasi ini bukan akhir tapi menjadi awal kita untuk melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan lingkungan kita menjaga teluk Bima".jelasnya

Kami Dari Pemerintah propinsi sanggat mendukung dan menyuport  petani jagung, bahwa penghasilan jagung di pulau Sumbawa sudah masuk pasar tradisional nah otomatis yang kita harus menjaga mutu dan kualitas jangung ini harus di pertahankan,sehingga petani jagung bisa makmur dan semoga dapat mensejahterahkan petani petani di pulau Sumbawa”terangnya

wabup mengharap,”Agar masyarakat tidak lagi menanam jagung di lereng hutan tapi di wilayah dataran,dan STOP pembabatan hutan liar, agar hutan kita tidak gersang dan gundul,kalau hutan gundul otomatis  sumber mata air akan hilang,kalau mata air hilang semua yang hidup akan layu termasuk manusia,”harapanya

"Tempatkan segala sesuatu sesuai pada tempatnya. Sejahterakan masyarakat tapi jaga lingkungan kita. Save teluk Bima harus kita lakukan sesuai dengan kapasitas masing-masing,”tutupnya

Penulis : Amir reynal BB 01
Sumber: Sorot NTB