Pengusaha Muda Asal Wawo Membangun SPBU

Iklan 970x250 px

Pengusaha Muda Asal Wawo Membangun SPBU

Jumat, 27 Desember 2019

 
Foto Lokasi Proyek Pembanggunan SPBU Di Kecamatan Wawo 
Kecamatan Wawo,Buser Bima- Salah satu pengusaha muda asal Bima wawo  yang berdomisili di Jakarta mebangunan SPBU dan gudang pupuk di desa kambilo,kecamatan wawo,kabupaten bima,NTB nusa tengara barat,rabu ( 25/ 12 / 2019 )

Pembangunan SPBU menggunakan 2 unit alat berat merek Komatsu,HYundai dan beberapa truk ps 120 sedang bekerja di lokasi,selama aktifitas tidak ada hambatan sama sekali aman dan tekendali,untuk truk keluar masuk proyek ada di pasang rambu rambu agar masyarakat pengguanaan jalan yang lain bisa berhati hati.pantauan langsung awak media buser bima Amir reynal

Anton sebagai penanggung jawab di lapangan memyampaikan," pada saat di wawancarai oleh awak media buser bima di lokasi kerjanya kami Baru 27 hari  melakukan aktifitas pekerjaan pembangunan SPBU Dodo  yang sudah  35 % porsen karna kami memakai tukang dari jawa semua untuk tenaga ahlinya,"ujarnya
 

Target pembangunan ini  harus selesai sampe bulan februari 2020 karna mulai pekerjaan awal bulan desember  agak lama star mulai pekerjaan ini kalau ikutin ijin dari pertamina harusnya  mulai kerjakan  pada tanggal 20 agustus 2019.cuman ada sedikit kendala kemarin sehingga star nya mundur.
Proses pembangunan pekerjaan ini kami datangkan Tenaga tehnik 27 orang dari rekanan pertamina mungkin akan di tambah lagi untuk mempresur agar pekerjaan ini cepat selesai,”terang nya anton

Anton selaku penanggung jawab lapangan Menyampaikan,”kami akan menambah tenaga sekitar lebih kurang 20 orang lagi dalam bulan januawari  karna melihat cuaca curah hujan semakin  tinggi maka dari itu pekerjaan ini harus segera di selesaika,”pungkasnya

Untuk menunjang SPBU ini Kami akan membangun fasilitas seperti rumah makan,mushollah sama supermarket dan perlengkapan fasilitas lain lapangan Fudsal ,semua pasti akan kami bangun," cetusnya

Salah satu Komisaris utama H.kasnun Ahmad berdomisili di jakarta mantan pensionan PDAM depok menyampaikan," pada saat di wawancarai oleh awak media buser bima melalui telepon seluler nya saya sebenarnya membagun pom bensin dan gudang pupuk ini hanya ingin membantu masyarakat kecamatan wawo, agar apabila mereka membutuhkan baik dari bensin maupun pupuk sudah gampang di dapat karna sudah saya bangun di kecamatan wawo,"imbuh nya
 

menurut H.Kasnun jangan dilihat perbedaan harga cuman 1000 rupiah tapi kalau dikalikan 50 ribu liter sehari berarti pengurangan pengeluaran orang Kecamatan wawo 5 jt dikalikan 30 hari  dapat menghemat 150 juta sebulan,Dan nilai tanah sekitar pom bensin sudah mulai tinggi,Begitu juga yang jual jagung rebus dan jagung bakar mulai rame apalagi sudah beroperasi SPBU ini  pasti banyak manfaat untuk masyarakat  wawo,"cetus nya
  
Lanjut H. kasnun sapaat akrabnya memaparkan,"prinsip saya harta itu nggak di bawa mati,mumpung lagi diberi rejeki kita bisa membantu orang lain. Karena  pada saat ikut Caleg saya sudah menjanjikan kepada masyarat wawo akan  berusaha membangun pom bensin dan Distributor pupuk makanya saya harus mewujudkan walaupun nggak jadi karena yang memilih saya hanya 1.400 orang  padahal yang menyetor Ktp hampir 7000 orang.Tapi saya kembalikan kepada Allah berarti saya tidak dikehandaki menjadi Anggota Dewan kabupaten bima ,"paparanya

Iya juga menjelaskan,"Fo'omboto dulunya paling terbelakang di desa maria tapi sekarang dengan mudah nya saya ingin membantu masyarakat sampe saya jadi jaminan untuk menggabil mobil masyarakat wawo seperti Damtruk, dan mobil Treknya saja hampir 20 unit langsung platnya EA semua itu berkat bantuan H.Kasnun padahal beli barunya semua di jakarta dan surabaya," jelasnya

Dan Bukan di fo’om mboto saja yang  saya bantu untuk pengadaan mobil  tapi di sape kaleo,sape sari,sape jia ,sape parangina,sape kombo,lurah lampe dan wera sayalah yang menggagas supaya pajak itu masuk untuk  penambahan PAD Bima.biasanya Damtrek yang beroperasi di Bima banyak yang berpelat diluar Daerah Bima padahal itu sangat merugikan kita hanya beroprasional saja  di Bima tapi yang menikmati pajaknya Daerah lain," tutupnya

Amir reynal BB 01