BPN Kabupaten Bima Menyerahkan Sertifikat Hak Atas Tanah Sistimatis PTSL
Cari Berita

Advertisement

BPN Kabupaten Bima Menyerahkan Sertifikat Hak Atas Tanah Sistimatis PTSL

Rabu, 11 Desember 2019

Foto Bersama Bupati Bima ,Kakanwil BPN Provinsi NTB, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bima dan Panitia

Kecamatan Wawo.Buser Bima.Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah Kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) Dan Redistribusi Tanah Tahun 2019 pada pukul 10.30 wita, Di Desa Maria.Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima, NTB.Nusa Tenggara Barat.Rabu ( 11 / 12/2019 ).

Di Hadirin oleh Bupati Bima Hj.Indah Damayanti Putri SE.Kakanwil BPN provinsi NTB Slameto Dwi Martono S.H,M.H,kepala Kantor Pertahanan Kabupaten Bima Moh.Gholib Syaifudin,A.Ptnh.Ketua DPRD Kabupaten Bima,Kepala Kejari Kabupaten Bima,Kapolres Bima Kota,Dandim 1608/ Bima,kepala Bank BANK BNI Bima .kapolsek wawo.Kapolsek Sape, Danramil Wawo,Danramil Sape,Camat Sape, Camat Wawo, kepala Bagian tata Usaha Dan Para Kepala Bidang Di Lingkungan Kanwil  BPN Provinsi NTB,Kepala Kantor BPN Se Pulau Sumbawa,Kepala Desa Se Kecamatan Wawo Dan Kecamatan Sape,Masyarakat Sekecamatan wawo Dan Sape Yang Mendapatkan Undangan Penggambilan Sertifikat,tropong Langsung Media Buser Bima Amir Reynal.

kepala Kantor Pertahanan Kabupaten Bima Moh.Gholib Syaifudin,A.Ptnh Memaparkan,” Pada Saat Di Wawancarai Oleh Awak Media Buser Bima di Paruga Na’e Kecamatan Wawo " Kami Dari Pertanahan Menyerahkan Sertipikat Tanah UntukRakyat " yang merupakan hasil dari Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan Program Redistribusi Tanah Tahun 2019. Untuk itu Target PTSL tahun 2019 sebanyak 20.000 bidang tanah yang dilaksanakan di 25 Desa di 5 Kecamatan dengan rincian sebagai a. 9 (Sembilan) Desa di Kecamatan Wawo b. 9 (Sembilan) Desa di Kecamatan Belo c. 3(Tiga) Desa di Kecamatan Woha d. 2 (dua) Desa di Kecamatan Sape e. 2 (dua) Desa di Kecamatan Palibelo,”paparanya

Moh.Gholib Syaifudin,A.Ptnh Menyampaikan,” Target Redistribusi Tanah tahun 2019 adalah sebanyak 16.000 bidang tanah yang dilaksanakan di 51 Desa di 14 Kecamatan. a. 5 (lima) Desa di Kecamatan Soromandi b. 6 (enam) Desa di Kecamatan Donggo c. 1 (satu) Desa di Kecamatan Tambora d. 5 (lima) Desa di Kecamatan Madapangga e. 6 (enam) Desa di Kecamatan Bolo f. 1 (satu) Desa di Kecamatan Lambitu g. 1 (satu) Desa di Kecamatan Wera h. 2 (dua) Desa di Kecamatan Ambalawi i. 7 (tujuh) Desa di Kecamatan Sape j. 2 (dua) Desa di Kecamatan Lambu k. 3 (tiga) Desa di Kecamatan Parado I. 3 (tiga) Desa di Kecamatan Langgudu m. 4 (empat) Desa di Kecamatan Monta n. 5 (Lima) Desa di Kecamatan Woha Dari target tersebut telah diselesaikan dengan tuntas Sertipikatnya,”ujarnya
  
Kakanwil NTB ,Kapala Pertanahan Kab Bima, Bupati Bima ,Kejaksaan Negri Bima,Anggota TNI Bima  
Gholib Sapaat akrabnya Menjelaskan,” Sementara ini akan dibagikan kepada 1.000 peserta Kami menyerahkannya secara simbolis kepada 22 (duapuluh dua) orang perwakilan penerima sertipikat. Selain dari 1.000 yang hadir pada hari ini, sisanya yang belum diserahkan akan dijadwalkan acara penyerahan di masing-masing Kantor Desa secara bertahap.Dengan diselesaikannya target sertipikasi tanah PTSL sejumlah20.000 dan Redistribusi Tanah sejumlah 16.000 bidang maka jumlah tanah yang telah terdaftar/ bersertipikat di Kabupaten Bima sejumlah 148.286 bidang dari jumlah perkiraan keseluruhan sejumlah 197.946 atau 75% bidang tanah di Kabupaten Bima sudah terdaftar. Adapun sisanya sejumlah 49.660 bidang akan disertipikatkan pula melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Redistribusi Tanah dan layanan rutin pada tahun-tahun mendatang,”jelasnya

Lanjut kepala BPN Menerangkan,” Kami Dari Pihak BPN tidak pernah memunggut biaya seribu perakpun untuk pembiayaan “ Sertifikat prona “ Tetapi Kalaupun Ada biaya yang timbul itu mengikuti rayon karna kalau tidak salah rayon di NTB ini termasuk Rayon 3,dan kalau ada timbul pemungutan Biaya sebesar Rp 350.000  ( tiga ratus lima puluh ribu rupiah ) Lebih kurang itu mungkin atas kesepakan pihak tim Dari desa dan  kelompok masyarakat yang ingin mendaftarkan sertifikat prona,”terang nya

Prona tuh itu sebelum program ini kan punya program masing-masing sekarang ini kita program pendaftaran tanah sistematis lengkap, masalah pemungutan perlu dipahami bahwa BPN menerima berkas itu harus yang lengkap, dan menjadi sertifikat kelengkapan itulah mungkin asumsi yang ada biaya. ya kita nggak pernah tahu itu biaya berapa  yang penting di saat mendaftarkan tanahnya, keadaan lengkap tapi kita menanggapinya dari BPN,sebagai pra pendaftaran karena sebelum pendaftaran itu harus kelengkapan ada patok,atau pal batas, dan minimal di materai surat-surat itu, dan itu semua pasti berkaitan dengan ke desa kelengkapan surat pernyataan. ada tidak ada masalah dalam penguasaan bener dia itu tapi katanya Desa menyatakan bahwa pungutannya ini dari hasil kesepakatan.antara masyarakat,”tegasnya
  
Foto Masyarakat Yang Mendapatkan sertifikat 
Perlu saya jelaskan,” Kami dari BPN tak pernah menyuruh bawahan saya, saya sendiri sudah menyatakan BPN itu 0 Rp 0 Rp, di desa ya kalau dibilang kemungkinan mereka ada kepanitiaan khusus itu terserah ya, kita yang penting bawa jangankan menerima uang 1 air satu gelas Pun, kalau bisa ditolak bahasanya ketimuran kan kita tolak, untuk orang yang yang selama ini yang tergolong di lapangan itu Pak, Mulai dari Rp 350 sampai ke atas dalam satu orang, gimana tanggapan Bapak kalau masalah biaya pra tadi ya itu memang sudah diatur di dalam SKB 3 menteri, karna kita masuk kategori  2 TB karena ada kategori 123 Ini cuman penarikan, itu bukan penarikan untuk biaya pra tadi untuk wilayah 2 itu maksimal 320, Kalau ada sampai lebih dari situ pasti nggak tahu ya sama sekali penarikan,itu kesepakatan masyarakat dengan Desa Langkap diatas kepanitian mereka itu adalah 3 Menteri Agama. tapi kalau misalnya kesepakatan desa dengan masyarakat cuman 100/200 sampainya, siapa ya nggak ada jangan kan saya bilang tadi uang Rp100.000  karena selama ini kan masyarakat-masyarakat itu dia Dia pikir bahwa pengutan ini 350 itu dari pihak BPN Saya menyuruh kan tidak pak, kelompok mereka di desa yang menggadakan biaya itu karena yang tau kepemilikan itu cuman  orang desa,”jelasnya

Kakanwil BPN provinsi NTB Slameto Dwi Martono S.H,M.H Menyampaikan,”dalam sambutan nya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu Bupati Bima,bapak Kapolres Bima,Kapolres Kabupaten Bima dan bapak Kapolsek wawo Dan sape, bapak camat  wawo, beserta jajarannya  atas bantuan dan fasilitasnya untuk mensukseskan kegiatan pendaftaran tanah secara lengkap. dan redistribusi tanah tahun 2019,semoga kerjasama pada masa yang akan datang dalam rangka mensukseskan Kegiatan ini dapat terus terbina dengan baik, kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini kami menyampaikan terima kasih dan semoga yang kita selenggarakan ini dapat bermanfaat untuk membawa kebaikan bagi kita semua,”tutupnya

Red Amir reynal BB01

ADV.