Masyarakat Pemilik Lahan Yang Di Bangun Embun Soka Merasa Kecewa.

Iklan 970x250 px

Masyarakat Pemilik Lahan Yang Di Bangun Embun Soka Merasa Kecewa.

Kamis, 28 November 2019

 
Bambang Apriadi Pada Saat Di wawancarai Oleh Media 
Bima.Media Buser Bima- Masyarakat Desa Maria Merasa kecewa Terhadap pemerintah Kabupaten Bima atas pembangunan Embung Soka Di dusun Kawae, Desa Maria Utara, kecamatan wawo, Kabupaten Bima NTB Nusa Tengara Barat,Rabu ( 27/11/2019 )


Bambang Apriadi Menyampaikan,” Pada Saat Di Wawancarai Oleh Awa Media Buser Bima di Rumah Teman nya Kami Merasa Sangat Kecewa Terhadap Tingkah Laku Pemerintah Kabupaten Bima Terkait Pembebasan Lahan Sawah Yang Dibangun Embun Soka Yang Di Kerjakan Oleh CV Bangun Jaya Dan Sampai Hari Ini Blum Ada kejelasan Terkait Pembayaran Tanah Kami,” Ujarnya.

Bambang Menjelaskan,” Saya Mulai Dari Awal Sampai Sekarang Belum Pernah Ada Tanda tanggan Persetujuan,terkait lahan sawah warisan kakek kami ko kenapa pemerintah berani menggusur nya ,padahal blum ada semua kesepakatan,saya minta kepeda pemerintah panggambil kebijakan agar segera selesaikan tanah kami ,karna itu tanah sawah kami pengghasilan 3 kali setahun dengan 32 zak padinya per 1 kali panen,”jelasnya
  
Bambamg Seo sapaat akrab nya  Bahwah Tanah Sawah Itu Bukan Di Kasih Oleh Pemerintah Melainkan Tanah Hiba Dri Turun Temurun Kami Sehinga Pemerintah Dengan Seenaknya Merusak Tanah Itu Mengunakan Aat Brat.pokoknya kami sanggat keberatan dengan melihat lahan sawah seperti itu,bila di tidak di bayar segera sesuai kerugian kami ”imbuh nya
 
 suasana pembangunan embung 
Dan saya sudah 3 Kali melarang mereka tidak mengindahkan permintaan saya dan sekarang ini kami tetap pasang badan demi menuntut hak kami yang di rusakin oleh perusahaan pembanggunan embun soka ,masa sih lahan masyarakat belum di bebaskan atau di bayar sudah di rusakin itu lahan sawah produktif sehingga sampai saat ini belum ada kejelasanya ,dan saya pernah dengar itu dulu katanya pergantian itu ganti untung bukan ganti rugi tapi kenyataan  masyarakat di rugikan contractor di untungkan,”terang nya

Kami minta perusahaan cv bangun jaya  jangan di lanjut dulu pekerjaan nya sebelum ada kejelasan pembayaranya,dan proyek ini makan biaya hampir 7 miliar ko lahan kami tidak di hiraukan oleh pemerintah kabupaten bima
  
Batu Retrap nya Batu Kecil Kecil 
Dan lahan sawah saya semenjak 3 kali penggukuran tidak pernah tepat dan sesuai sppt awalnya setiap kali ukur kurang terus dari luas di sppt ,dan yang saya dengar ko lahan 3 kali panen di hargakan dengan lahan sawah 2 kali panen,terus lahan sawah lebih mahal lahan gungung ini ada apa,kami minta kepada bupati bima agar segara tangganin ini kalau tidak pasti akan terjadi apa yang tidak di inginkan bila mana permasalahan ini berlarut larut,”tutup nya

Amir Reynal  BB 01