Ketua Dekranasda Kota Bima Serahkan Bantuan Benang Tenun di Nitu dan Oi Fo'o

Iklan 970x250 px

Ketua Dekranasda Kota Bima Serahkan Bantuan Benang Tenun di Nitu dan Oi Fo'o

Sabtu, 09 November 2019
Peduli Terhadap Kegiatan Industri Rumah Tangga, Ketua Dekranasda Kota Bima, Hj Ellya HM Lutfi SE Menyerahkan Bantuan Bahan Tenun kepada Perajin dan Home Industri di Kelurahan Nitu dan Oi Fo'o Kota Bima.

Kota Bima, Buserbima.com— Ketua Dekranasda Kota Bima, Hj. Elliya Alwaini H.Muhammad Lutfi,SE kembali Meberikan  bantuan benang tenun di Kelurahan Nitu dan Oi Fo'o. pada Hari Jum’at (8/11/2019).

Ketua Dekranasda Kota Bima Hj. Elliya H.Muhammad Lutfi SE,Memaparkan ,kami berikan bantuan berupa bahan tenun ini ,agar penggrajin tenun bisa menggerjakan pembuatan sarung tenun memaksimalkan ,agar pembeli merasa puas dengan sarung yang di buat oleh masyarakat kota bima dan bahan nya sangat bagus dan puas,paparannya.

Kehadiran Istri Walikota Bima di dua Kelurahan tersebut juga menggandeng Yayasan Al Muhsinin yang dikomandoi Muhammad Makdis, ST. Pada moment tersebut wanita bersahaja dan murah senyum ini langsung menyerahkan bantuan benang untuk 2 kelompok di Kelurahan Nitu Kecamatan Raba dan 3 kelompok di Kelurahan Oi Fo'o Kecamatan Rasanae Timur.

Antusias warga di dua kelurahan  terlihat saat Umi Elly menyapa dan bersalaman satu persatu warga. Wajah ceria warga bertambah saat bantuan Umi Elly diterima oleh sekitar 50 orang  masyarakat setempat


Umi Elly berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, menurutnya, program bantuan benang tenun ini masih berlanjut, ditahun 2019, Dekranasda Kota Bima mengalokasikan bantuan senilai Rp. 200 juta bagi Usaha Kecil Menengah di Kota Bima, dengan prioritas usaha menenun di beberapa Kelurahan. Berharap di tahun 2020 bantuan tersebut bertambah, sehingga UKM bisa terpenuhi kebutuhannya,”Harapanya

Hj  Ellya H.Muhammad Lutfi SE,Menyampaikan dan saya yakin banyak yang minat sarung tenun ini karna  suda memasuki pasar tradisional ,dan banyak iven iven ,melaksanakan memakai adat bima rimpu tembe nggoli ,jadi pasaran nya itu hanya di kota bima aja lum bisa mencukupin kebutuhan masyarakat,apalagi pasarkan keluar daerah bisa bisa pasaran sarung tenun ini salah satu ada di kota,Ujarnya.


Kepada kelompok yang belum mendapatkan bantuan tahun ini agar bisa bersabar. "Insya Allah kegiatan ini akan kami terus kami lakukan dan bagi yang belum dapat tahun 2019 , akan diakomodir di tahun 2020 nanti Tutupnya. [BS-01]