Safari Ramadhan Malam ke-17, Wabup: Jaga Kesejukan Tambora Untuk Dunia

Iklan 970x250 px

Safari Ramadhan Malam ke-17, Wabup: Jaga Kesejukan Tambora Untuk Dunia

Kamis, 23 Mei 2019
Republiktoday.com
Wakil Bupati Bima saat menggelar safari ramadhan di mesjid AT-Taqwa Desa Labuan Kenanga.

Bima- Wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM. Noer, M. Pd, memimpin kegiatan safari ramadhan 1441 H 2019 di Masjid At-Taqwa Desa Labuan Kananga Kecamatan Tambora Selasa (21/05). Dalam kesempatan itu masyarakat yang hadir diminta untuk tetap menjaga kesejukkan Tambora yang sudah mendunia.

Safari Ramadhan malam ke 17 dihadiri pula oleh Kapolres Bima AKBP Bagus Satrio Wibowo, SIK, Ketua PKK Kabupaten Bima serta beberapa kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, Muspika Kecamatan Tambora dan Kepala Desa berikut masyarakat Desa Labuan Kananga.

Pada sambutan awalnya Wakil Bupati menyampaikan, kegiatan safari ramadhan di Kecamatan Tambora merupakan yang ke 14 kali selama bulan ramadhan. Dalam waktu yang bersamaan, ada tiga Kecamatan sekaligus dilaksanakan safari ramadhan dan dipimpin masing-masing Bupati, Wakil Bupati dan Sekda,

"Bupati di Kecamatan Madapangga, saya memimpin di Tambora dan Sekda di Kecamatan Belo melaksanakan kegiatan safari ramadhan bersamaan," kata dia,

Di depan masyarakat yang mengikuti sholat taraweh bersama, Dahlan mengharapkan kepada warga agar selalu menjaga dan merawat hubungan antar sesama, terutama mendukung setiap program dilaksanakan Pemerintah mulai tingkat Desa, Kecamatan hingga program dari Pemerintah Kabupaten Bima.

"kita sudah lama menggaungkan salam sejuk dari Tambora di tingkat Provinsi dan Pusat, kesejukan ini harus kita jaga dan kembangkan menjadi daerah yang besar," kata dia.

Disisi lain pula, Wabup juga menyampaikan agar kaum muda, remaja, terlebih anak anak untuk tingkatkan taraf belajar yang disiplin dan menghindari pergaulan bebas, mengkonsusmsi obat terlarang,  yang bisa merusak diri pribadi.

Dahlan juga menyinggung terkait pelaksanaan penghitungan suara ulang (PSU) Pemilu 2019 di Kecamatan Tambora. Sebagai kepala Daerah, dia berharap agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antar sesama dengan PSU itu.

"PSU itu bukan keinginan kita semua, tapi perintah UU yang mewajibkan untuk dilaksanakan bila terdapat temuan oleh pihak berwenang, jadi tidak usah kaitkan dengan pihak lain," katanya.

Dia juga menyampaikan, pembangunan di Kebupaten Bima khususnya di Kecamatan Tambora mengalami peningkatan, lebih khusus pada infrastruktur jalan, kesehatan pendidikan, perkebunan dan kelautan,

"membangun Kabupaten Bima tdak bisa seperti membalikkan telapak tangan, apalagi ditengah minimnya anggaran daerah, kita butuh proses dan waktu untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih maksimal," ujar dia,

Tambora memiliki potensi SDA, dengan ini kita dapat membangun Tambora menjadi lebih maju, dengan dukungan dan suport masyarakat diberbagai tingkatan, harapnya. (SR/01)