Maling Nekat Bobol Toko Sumber Bangunan, Terekam CCTV di Ringkus Polisi

Iklan 970x250 px

Maling Nekat Bobol Toko Sumber Bangunan, Terekam CCTV di Ringkus Polisi

Minggu, 26 Mei 2019

Tim Buser Reskrim Polres Bima Kota setelah sesaat berhasil meringkus pelaku.

Kota Bima- Anggota Buru Sergap Reskrim Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat, berhasil meringkus pelaku pencurian setelah berhasil menggasak uang jutaan rupiah di toko sumber bangunan, pada Sabtu (19/05) pukul 12.30 siang.

Pelaku yang diketahui bernama Baharrudin 39 tahun warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima ini, diketahui melakukan aksinya sekitar pukul 19.00 wita disaat pemilik toko sudah pulang untuk berbuka puasa.

Aksi pelaku pun terekam lebar oleh cctv yang ada disetiap sudut ruangan. Berkat cctv pun, tim buser polres bima kota langsung mengindetifikasi keberadaan pelaku yang juga bekerja tak jauh dari TKP.

"Setelah pengecekan hasil rekaman CCTV, pelaku langsung kami ringkus kurang dari 1×24 jam yakni ditempat kerjanya. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui melakukan aksi pembobolan toko sumber bangunan seorang diri dengan cara memanjat Tembok dan menjebol pelafon toko tersebut," Ungkap Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Hilmi Manossoh Prayugo.

Dijelaskannya, setelah berhasil masuk kedalam toko, pelaku pun langsung menggasak uang jutaan rupiah yang tersimpan dilaci meja kasir. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan uang sebanyak Rp 400 ribu yang tersimpan di kantong celana.

Setelah sempat diinterogasi di tempat kerjanya, Kemudian Baharrudin digelandang ke rumahnya untuk mencari sejumlah uang hasil curiannya. Alhasil, petugas kembali mengamankan Barang Bukti uang sebesar Rp 2.5 juta yang tersimpan di bawah kasur tempat tidur. Selanjutnya pelaku dan barang bukti langsung diamankan ke kantor Satuan Reskrim Polres Bima Kota untuk ditindak lanjut.

"Dari pengakuan pelaku, uang hasil curian tersebut sebagian dipergunakan untuk beli makanan dan kebutuhan lainnya pada bulan ramadhan." Terangnya.

Dari data yang tercatat, lanjut Hilmi, kasus kriminalitas seperti Curas, Curat dan Curanmor, paling marak terjadi pada bulan puasa. Terlebih lagi jelang idul fitri seperti saat sekarang ini.

Aksi pelaku pun tak segan melukai para korbannya demi mendapatkan hasil dan targetnya.

"Di Polres Bima Kota saja, kasus 3 C (curas, curat, curanmor) sudah belasan kasus yang kami ungkap dari sekian laporan yang  masuk selama bulan ramadhan. Dan hal ini lah yang menjadi atensi khusus kami dari pihak kepolisian hingga hari raya tiba, untuk tetap berpatroli setiap satu jam sekali demi menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif." Pungkas Hilmi. (SR01)