Pelaku Curanmor Dikepung, Tak Berani Kabur Melihat Polisi Bawa Senjata Lengkap

Iklan 970x250 px

Pelaku Curanmor Dikepung, Tak Berani Kabur Melihat Polisi Bawa Senjata Lengkap

Kamis, 13 Desember 2018
Republiktoday
Foto/ Pelaku saat digelandang menuju Polsek Bolo setelah diamankan di rumahnya Rabu (12/12/2018).

BIMA, Republiktoday.- Satuan Buru Sergap Reskrim Polres Bima Kabupaten, Nusa Tenggara Barat, menangkap salah seorang dari dua pelaku curanmor yang selama ini meresahkan warga pada Rabu (12/12/2018).

Pelaku yang berinisial AM (19) warga Desa Tambe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima ini, dikepung dirumahnya pada pukul 19.30 wita setelah polisi melacak keberadaan pelaku. AM yang saat itu tengah berada di dalam kamar, tak berani kabur melihat kedatangan tim Opsnal dengan senjata lengkap.

Usai ditangkap, pelaku pun akhirnya digelandang ke Mapolsek Bolo untuk diproses serta diintrogasi lebih lanjut.

"Pelaku AM kami amankan setelah ada laporan bahwa korban atas nama mansyur (23) warga desa mpuri, kecamatan madapangga, hilang sepeda motor yamaha merek vixion warna putih pada tanggal 08 Desember lalu, di acara hiburan malam desa tambe" tutur Kapolres Bima Kabupaten, AKBP Bagus Satryo Wibowo, SIK.

Sementara itu, dijelaskan pula bahwa sepeda motor milik korban diamankan polisi lebih awal di Desa Noa Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Keberadaan sepeda motor tersebut dilacak polisi setelah ada informasi pelaku telah menjualnya di Kabupaten dompu. Berkat kerja keras Tim Opsnal dibawah kendali Kanit Buser Reskrim Bripka Herman, akhirnya sepeda motor milik korban langsung diambil dari tangan salah seorang warga yang sebelumnya sepeda motor tersebut sempat diamankan di polsek woja.

"Saat ini tim opsnal tengah mengejar salah seorang pelaku lain yang terlibat dalam kasus pencurian ini. Untuk  indentitas sudah kami kantongi dan tim buser saat ini tengah melacak keberadaan pelaku" terangnya

Diakui Bagus, maraknya kasus Pencurian Kendaraan Bermotor saat ini membuat warga resah. Dari data kasus yang ditangani, kriminal seperti kasus curanmor menjadi deretan teratas.

"Demi menjaga rasa Kantibmas, kami dari Kepolisian siap menjadi pelayan terbaik. Jika ada yang merasa kehilangan, segeralah melaporkan ke kantor kepolisian terdekat. Hal ini agar supaya polisi bisa segera bertindak dan diharapkan pula agar masyarakat tidak bermain hakim sendiri" pungkasnya.